Perguruan Swasta lahir jauh sebelum Indonesia Merdeka dan berkembang sejak zaman pergerakan nasional. Penyelengara Perguruan Swasta menyadari bahwa pendidikan dan pengajaran merupakan landasan penting bagi perkembangan dan kemajuan suatu bangsa.
Sebagai upaya melanjutkan dan meningkatkan peran tersebut, maka atas prakarsa beberapa organisasi penyelenggara Perguruan Swasta tingkat nasional dibentuklah Musyawarah Perguruan Swasta (MPS) pada tanggal 8 November 1971 di Ruang Perpustakaan UKI, Jalan Diponegoro No. 86, Jakarta Pusat. Berdasarkan keputusan Musyawarah Nasional (Munas) VII MPS yang berlangsung pada tanggal 14-17 Juli 1996 di Wisma Kinasih, Caringin-Bogor, nama Musyawarah Perguruan Swasta (MPS) disempurnakan menjadi Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS).
